Honda Astrea Tua ini Guncang Road Race PONTIANAK, Berani Terjun Lawan BLADE Injeksi

Sang joki berpenampilan beda di sesi QTT Sabtu & Final Minggu. Nampak di Minggu race doi pakai Helm balap lawas asal Thailand merk STM

Para rider sekalian.., Kuda besi tua lagi lagi menggila di event level kejurda. Masih ingat dengan Honda Astrea Grand satu-satunya yang berani lawan Jupiter di Road Race Singkawang KALBAR Agustus lalu...??? Baca "Sempat Jadi Bahan Ejekan, Honda Astrea Tua ini Mampu Finish 10 Besar" dan cerita Astrea Tua ini pun berlanjut di Provinsi yang sama namun di beda kota. Yup.., kejutan aneh ini muncul di event OMR Honda  di Sirkuit Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak Kalimantan Barat, Minggu 30 Oktober 2016 lalu.

    Salah seorang peserta berkaca mata ini, nekat turun bersama kuda besi tua yang secara fisik nampak terlihat jauh dari kompetitif. Pakai Honda Astrea Grnad sendiri, sementara peserta lain pakai motor-motor injeksi. Meski begitu.., gak main-main genk.. doi berani nyemplung di kelas bebek 4 tak tune up. Alhasil, ketemulah disana lawan-lawan yang jauh dari imbang. Kelas tersebut isinya adalah Honda Blade ijeksi dan juga karbu yang tentu saja lebih punya keunggulan dari sektor rangka maupun mesin.

    Namun fakta tersebut nampaknya tak digubris sang joki. Alhasil semangat berlomba mengalahkan segalanya. Pada event yang digelar dua hari itu, motor tua yang terdeteksi sebagai Honda Astrea generasi c 100 ini tetap semangat taklukkan sirkuit baru SSA yang tergolong aspal barunya masih belum safety karena masih banyak yang jatuh.

    Meski tampil dengan motor yang paling aneh sendiri, namun sang joki ini dapat dukungan dari banyak penonton. Para penonton banyak kasih semangat Honda astrea ini agar berani fight merangsek ke jajaran depan. Tawa riuh pun pun terjadi di area penonton. Panitia pun dibikin bengong lihat motor ini. Namun apa daya, power motor tak sampai, jajaran Blade Injeksi tak mampu dikejar liar larinya yang terlalu kencang untuk diruntuhkan. Dan hasilnya adalah jeng.. jeng.. jeng... doi finish paling mburi dewe.... genk... alias paling belakang sendiri.

    Ora .. po.po.. Meski begitu, semangat syarat inspirasi telah diberikan sang joki kepada kalayak. Tontonan pun jadi lebih beda dan menghibur. Sontak ratusan pasang mata yang hadir pun tersita perhatiannya ke motor tua dengan joki muda ini. Apapun hasilnya, yang penting semangatnya. Sayang, jati diri sang joki belum bisa kami ungkap mengingat susah dicari pasca lomba usai, namun bila dilihat dari kaos hitam yang dikenakan pembalap, sepertinya doi adalah anak Club Komunitas pecinta Honda Astrea Grand. Astrea Grand Memang.. Mantabzzz... Rudi221

pic & news by|Dirga Dewantara @JKT_Shoot94 penulis|Rudi221

Melihat dari tampilan mesin, nampak bak kopling adalah generasi Honda Legenda. Cara tunner membuat sistem kopling manual menggukan cara sederhana tanpa melubangi bak yakni dengan manfaatkan lubang pengisian oli untuk jalan masuk kabel koppling. Pada sektor kaki depan terlihat aneh, nampak shock depan seperti pakai milik Yamaha Nouvo. Knalpot juga nampak bukan racing mengingat model alur pipa-nya yang terlihat aneh.

 

author