Bibit Cilik Lebih Mudah Dibentuk

rio andrianto karawang

Pengenalan dunia balap sejak dini memang perlu, apa lagi bagi anak yang memang punya ketertarikan yang tinggi terhadap olah raga balap motor road race. Ini paling tidak bisa memberikan arahan yang positif serta memberikan edukasi tentang adu kebut yang legal. Terlebih lagi usia remaja kadang sangat labil dan mudah terjerumus ke balap liar bila salah bergaul. Pada prinsipnya, mencetak pembalap hebat itu lebih mudah dilakukan pada anak usia sedini mungkin. Yang dimaksud tentu saja bukan anak usia dini umur balita, kalau itu mah masuk PAUD hahai.. Yang pasti mencetak pembalap dengan mendidik anak usia 10 atau belasan tahun lebih mudah. Bisa kita bayangkan, anak usia 10 tahun, rasa takutnya masih minim, tingkat keberaniaannya tinggi, mentalnya masih suci, ambisi pun sedang menggebu-gebunya. Mengarahkannya lebih mudah dibanding dengan pembalap yang usia di atas 20 tahun. Apa lagi dengan bobotnya yang masih ringan, peluang untuk ngibrit didepan pun makin terbuka lebar. Namun tetap saja ada regulasi bobot yang membatasi. Pembalap cilik fisiknya masih fit, stamina pun bagus, itu asal dia sehat wal afiat. Sering kali ditemukan pembalap cilik justru talentanya melebihi orang dewasa. Ini sangat wajar, lihat Doni Tata yang berjaya di usia 12 tahun yang mampu pecundangi pembalap dewasa, atau Agung Didu dari Sulawesi Selatan yang badannya gendut namun sering juara. Intinya lebih mudah membentuk rider cilik, dan banyak bukti yang bisa kita lihat sekarang. [Rudi221]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini