Unik, 3 Sirkuit Non Permanen Dalam Satu Kota Ada di Malang

     Hampir tak ada nama pembalap yang menonjol dari kota dingin Malang ini, namun siapa sangka potensi balap road race justru tinggi. Sejatinya Malang bisa disebut kota bola. Lihat saja masyarakat mudanya yang banyak fanatik dengan klub bola ternama Aremania.

    Malang juga terkenal dengan sebutan kota Bunga, nampak terlihat dari tata kota Malang yang indah dengan taman bunga di setiap sudutnya. Malang juga bisa disebut kota pelajar, terbukti banyak kampus besar berdiri di Malang, sehingga kota ini jadi tujuan banyak pelajar dari berbagai provinsi hingga luar negeri.

    Uniknya, meski tak begitu menonjol di soal balap road race seperti halnya Yogyakarta, Malang justru punya 3 lokasi aktif yang sering dipakai event road race, dan kesemuanya adalah sirkuit buatan (non permanent). Tercatat ada dua sirkuit non pernanen di tengah kota, dan satu sirkuit di halaman parkir stadion.

Meskipun secara umum perijinan menggunakan jalan umum tengah kota untuk kegiatan balap resmi bukan hal mudah, namun kenyataannya di Malang yang notabene adalah kota besar justru ada dua lokasi yang bisa dipakai untuk sirkuit non permanen di tengah kota. Bahkan salah satunya adalah di kawasan rumah mewah.

Sirkuit Simpang Balapan Malang

    Terletak di dekat Jl. Ijen kota Malang, Sirkuit Simpang Balapan adalah sebuah jalan raya biasa yang terdapat bundaran di tengahnya. Nama jalan sendiri adalah Jl. Simpang Balapan, dimana konon menurut ceritanya, dulu jalan ini memang sering dipakai balapan.

     Untuk menggelar event road race disini, panitia harus menutup puluhan rumah mewah, mengingat bagian 2 sisi trek lurus yang cukup panjang kanan-kirinya adalah rumah hunian kalangan atas. Meski begitu, event road race sering kali mampir disini sejak tahun 2001. Gelaran road race tingkat daerah oleh club event sering digelar disini.

Sirkuit Depan Stasiun Kota Baru Malang

pic|road race @depan Stasiun Kota Baru Malang

     Lokasi yang satu ini juga tergolong tepat berada di Jantung kota Malang. Yakni Jl. Turno Joyo atau kawasan Tugu yang terkenal di kota Malang. Lokasi ini sendiri merupakan jalan raya dan kawasan taman. Balai Kota Malang juga ada disini, SMAN 1 Malang, serta di bagian timur ada Stasiun Kota Baru Malang. Lokasi ini sudah dipakai lebih sejak 14 tahun lalu. Sayangnya tak mudah untuk menciptakan sirkuit dengan karakter tikungan cepat disini.

Sirkuit Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang

pic|HRC Malang 2015|Sirkuit Satdion Kanjuruan Malang

     Bila dilihat dari Google Map/satelit lahan aspal di bagian luar Stadion Kanjuruhan sangat luas. Bahkan lebih luas dari sirkuit luar Stadion Maguwoharjo Yogyakarta. Disini adalah lokasi paling favorit untuk event-event besar seperti Kejurnas Motoprix, Honda Racing Championship [HRC], Yamaha Cup Race [YCR] dan Suzuki Indonesia Challenge [SIC].

     Dengan lahan aspal yang sangat luas, berbagai model atau bentuk lay out mudah dibuat disini. Namun sayangnya, lokasi bukan berada di tengah kota, melainkan sekitar 1 jam ke Selatan dari pusat kota, yakni di Kecamatan Kepanjen Malang. Uniknya, terdapat tribun permanent untuk penonton yang cukup besar di sirkuit Kanjuruhan ini.Rudi221

pic|HRC 2015 Sirkuit Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang

author