Efek Kenjeran Ditutup, Pembalap Cilik Madura Ngungsi ke Jogja

Road Race Indonesia Motoprix YCR Hasil Lomba

Para rider…, tak bisa dipungkiri bahwa sarana latihan balap sangat penting adanya. Dengan sarana memadai, pembalap di suatu daerah bisa mengasah skill secara rutin. Namun apa daya bila sarana satu-satunya kebanggaan daerah telah ditutup. Dan bocah yang sedang merangkak menuju tangga prestasi ini pun kena dampaknya. Adalah penutupan sirkuit Kenjeran di Surabaya, yang berdampak pada tidak adanya sarana latihan balap bagi para pembalap wilayah sekitar Surabaya, seperti Lamongan, Probolinggo, Lumajang dan sekitar Madura. Bahkan latihan balap di kota Bangkalan seperti balap liar lantaran menggunakan jalan raya besar dua arah sebagai lintasannya. Yang tentu saja ini ilegal tidak aman untuk latihan.

Murobbil Fatoni atau yang akrab dipanggil Roby Ompong, rider imut asal Sampang Madura Jawa Timur yang masih berusia 9 tahun ini pun kena dampak dari penutupan Kenjeran. Berhubung Roby tak bisa lagi latihan di Kenjeran, maka langkah sigap pun dilakukan orang tuanya. Demi melanjutkan karirnya dibalap, orang tua Roby memutuskan untuk sekolahkan anaknya di salah satu sekolah balap di Jogja. Jebolan “Bobs Racing School” Surabaya ini sekarang menimba ilmu balap dari pembalap Nasional Yamaha Galang Hendra. Kini bocah pemilik nomor start 57 ini pun aktif latihan di sirkuit Maguwoharjo Yogyakarta bersama pembalap-pembalap Jogja lainnya. Bocah yang pernah ikut Asia Talent Cup ini memang diajarkan mandiri oleh orang tuanya. Bahkan di Jogja, Roby tanpa pendampingan orang tua. Ini baru pembalap mandiri. Sabar dan Semangat ya dek Roby.... Gass…Pollll.. Para Rider Cilikk… SimbahRacing

Jpeg

M Robby, Saat di YCR Pati 30 Agustus 2015 lalu

author