UNDERBONE JATENG PROGRESS, Road Race Purworejo Sukses Jaring 15 Petarung

Bima Octavianus pembalap lawas Jogja dari ERZHET Motor Sport

 

     Geliat kembali munculnya kelas legendaris Bebek 2 Tak Tune UNDERBONE di road race wilayah Jawa Tengah ini awalnya dari Road Race Semarang 2016 lalu. Awalnya untuk hidupkan kelas ini adalah dengan cara dicampur antara bebek Tune Up dan bebek standar agar kuota peserta tetap layak start.

     Selain itu untuk mengumpulkan kembali bebek-bebek 2 tak knalpot melengking juga tidak bisa langsung terkumpul banyak. Pelan tapi pasti, orang-orang lawas JATENG- DIY mulai panas ketika tahu dibukanya kembali kelas legend yang dulunya adalah kelas Bebek 2T Tune Up 115 cc namun kini di era baru menjadi Kelas Bebek 2T Tune Up 125 cc.

     Dan benar adanya, 6 bulan berjalan para Underboner lawas tersulut gairah untuk bangun kembali cita rasa bebek lawas khas suara dengungan Tawon.

    Kini kelas Underbone JATENG sudah murni kuda besi full tune up semua. Kan sudah terkumpul peserta banyak. Paling tidak ada 10 peserta lebih saat ini. Campur baur antara Yamaha F1ZR, Suzuki Satria 120, dan Suzuki RG Sport Malaysia.

    Seperti di event BSMC Road Race Purworejo 16-17 September 2017 lalu, panitia tergolong sukses mampu jaring 15 pembalap, bahkan usia pun campur aduk dari Underbone belia yang masih 14 tahun seperti Bagaskara dari Pati sampai legenda Underboner yang sudah 40 tahun macam Bima Octavianus dari Jogja. Petarung muda JATENG macam Irvan Riadoh, Dian Puper, Okky Andrean juga unjuk tarung. Pemain lawas era 2000 an macam Hapsoro Rudito, Jojon Ary Magelang juga turut sulut gairah kelas lawas ini.

    Sudah pasti ini jadi kabar baik bagi yang mau bangun kuda besi 2 tak full tune up, mengingat beberapa pelaku dilanda rasa ragu ketika ingin bangun Underbone, takut jika kelas ini tidak lanjut.

    So.. yang mau bangun Satria maupun F1ZR Underbone.. Jangan ragu dan bimbang… Road Race Jawa Tengah akan setia jadi wadah untuk kuota peserta yang berlimpah, mengingat daerah lain belum ada pergerakan berarti.

   Tapi ya tetap saja jika ingin kelas ini selalu dibuka, peserta/Underboner perlu untuk mendorong Club Event terkait untuk "buka kelas", mengingat event club penyelenggara balap di JATENG bukan Cuma BSMC saja.. Semoga menginspirasi untuk daerah lain Gazzz… Rudi221

author