Seeded Termuda, yang Bikin Jatuh Hati Honda

No comment 6262 views

91 pipin

Para rider sekalian.., sudah puluhan tahun Yogyakarta tersohor sebagai gudangnya pembalap hebat. Dan ini pun terus menggenerasi hingga sekarang. Padahal sarana latihan balap di Jogja hanyalah berupa lahan parkir stadion, tapi cukup lumayan lah buat mencetak segudang pembalap muda berbakat, baik pembalap asli Jogja sendiri maupun rider dari luar kota yang menimba ilmu balap di Jogja. Seperti salah satu generasi muda balap Jogja yang satu ini. Syamsul Arifin, pemilik nomor start 91 yang usianya masuh cukup muda yakni 16 tahun. Namun dengan usia semuda itu, Ia sudah bermain di kelas paling tinggi di Kejurnas road race region 2 yakni MP1 & MP2, dan sudah berstatus pembalap seeded tentunya.

Syamsul Arifin

Mantan Crosser cilik, yang kini jinakkan bebek

 

Namun bukan hal yang mudah untuk menjadi seperti dia. Syamsul Arifin atau akrap disapa Pipin ini butuh kerja keras ekstra untuk bisa ciptakan roket prestasi yang gemilang. Terlebih lagi postur tubuh Pipin ini tergolong besar untuk ukuran anak usia 16 tahun, dengan bobot di atas rata-rata pembalap pada umumnya. Tentu butuh kerja keras ekstra untuk bisa meraih prestasi puncak seperti sekarang. Bahkan di tahun sebelumnya, Pipin latihan balap hampir setiap hari dengan didampingi sang ayah. Dengan tubuh gempalnya, Pipin tetap agresif di atas Jupiter Z. Teknik membalapnya sangat matang berkat jam latihannya yang tergolong tinggi. Aktif di kejurnas Motoprix dan juga Event YCR 2014, membuahkan hasil dengan menjadi runner up juara nasional kelas MP3, dan juga finalis Yamaha Cup Race yang ikut berlomba di Yamaha Asean Cup seri Sentul. Kini berkat prestasinya yang menonjol, Tim Honda Kawahara pun jatuh cinta dan mempercayakan jok Honda Blade MP1 & MP2 untuk dihuni oleh mantan crosser cilik yang juga anak didik Hendriansyah ini. Kini selain membalap di event kejurnas Motoprix, Pipin juga aktif di event garapan pabrikan sayap tunggal Honda Racing Championship [HRC].221

author