Perilaku Nakal Modifikator Purworejo, Usik Arwah Underbone yang Telah Mati Lewat F1ZR-Nya

    Yang lain boleh fokus modifikasi Yamaha F1ZR road race sesuai kebutuhan balap untuk kelas yang ada saat ini seperti Bebek 2 Tak Standard 110 maupun 125 cc. Namun beda dengan kang Yosea Heryanto asal Purworejo Jawa Tengah yang seleranya sungguh sejadul-jadulnya. Tapi Jadul yang ini sungguh berkelas, bagaimana tidak.., seleranya Underbone tulen genk… alias Bebek 2 Tak full Tune Up ala Underbone era 2000-an. Gak percaya kalau F1ZR ini full Tune Up…? Wokey… sayang karena motor ini masih dalam proses pengerjaan dan belum finish, tim 221 hanya bisa mengorek info full spek saja.

    Unik dari modifikasi yang berkonsep original Underbone ini adalah perpaduan dari gaya spare part hemat dan kombinasi spare part yang harganya selangit. Contoh saja untuk knalpot yang menyerupai model YY Pang Malaysia itu… kang Yosea pilih berhemat dengan menggunakan knalpot lokal merk B-Pazz asal kota guded Yogyakarta. Lalu penggunaan piringan yang menyerupai milik Yamaha TZM, cukup pakai yang murah meriah yakni merk PSM model jadul, yang juga sering dipakai para privater hemat dana.. hahai.. 😀

    Shock belakang juga masih berhemat dengan memilih merk YSS yang bukan tipe kompetisi. Nampaknya kang Yosea ini benar-benar kejar tampilan biar mirip sang bebek kelas unggulan di era balap tahun 2000 an itu.

    Namun pada sektor kaki-kaki, terpantau kang Yosea ini belum melirik ban racing ala underbone jadul seperti Bridgestone Batlax. Terbukti pemilihan ban justru mengalami kebotakan dini… yup… ban IRC Fasti 1 alias ban tanpa rambut yang artinya ban gundul-gundul pacul tanpa kembangan ini dipilih untuk kuda besi yang masih telanjang bulat di bengkel itu.

    Part yang lain boleh hemat, namun tidak untuk beberapa jeroan ini. Sistem pengkabutan bahan bakar atau karburator, pilihan hati jatuh pada Mikuni Kotak lengkap dengan manifold kodoknya. Yang tahu balap tentu paham harga karbu ledend dengan bandrol selangit ini. Makin seram pada modifikasi kang Yosea ini pada sektor pengapian yakni magnet-nya cinnn…. 😀 doi pilih magnet yang gasingannya ganas di putaran bawah maupun atas, dan magnet milik kuda besi terbang Special Engine [SE] Yamaha YZ 125 kali ini dicangkok pada bebek wek..wekk ini. Sontak raungan knalpot B-Pazz model kalajengking itu pun mampu bangunkan tetangga yang sedang tidur di siang bolong. Saat pelintir gas kontannya di putaran bawah.., cukup lah… bikin emak.. emak ngomel ngomel.. karena kebisingan.

   Yup… sekedar kasih tau bahwa kombinasi kanlpot racing model kalajengking dan magnet racing di kuda besi F1ZR Underbone, mampu menimbulkan teriakkan yang cukup bikin merinding. Kalau nggak percaya.. coba aja tanya yang pernah muda di era tahun 2000-an yang pernah nonton kelas Underbone. Dua part racing tersebut menjadikan padat power di putaran bawah, apa lagi dengan papasan head dan ubahan sudut Squish yang picu kompresi setinggi langit, makin mengerikan suaranya. So.. next.. kita kupas lebih dalam kalau kuda besi ini sudah rampung digarap, termasuk foto-fotonya juga pastinya. Semoga tidak menjadikan kita semua ngiler keranjingan pengen melakukan modifikasi yang sama.., karena buruk dampaknya… bisa bikin kantong jebol… 😀 Gasss…. Rudi221

author