Jelang Road Race Bangkalan Madura 2016, Kelas Super Moto Hilang Dulu

kelas super moto segera jadi kenangan di trek dadakan

     Satu kabar mengejutkan di jelang event Kejurda Road Race Jawa Timur 2016 seri perdana yang akan digelar di sirkuit buatan Alun-alun kota Bangkalan Madura pada Minggu 7 Februari 2016 nanti. Jika rencana sebelumnya title event masih mengusung konsep Road Race & Super Moto seperti tahun sebelumnya, maka ada perubahan mendadak dan refisi pada pamflet yang sudah tersebar luas di jejering sosial.

    Kini pamflet baru atau News Letter yang kami kutip dari akun Facebook “Pengprov IMI JATIM” bertuliskan “Mohon Maaf, Untuk Kelas SUPERMOTO ditiadakan. Karena hanya diijinkan di sirkuit permanent”. Jadi kelas Super Moto dihapus untuk Kejurda Road Race Bangkalan nanti. Hal ini mungkin mengejutkan bagi para peserta kelas Super Moto JaTim yang kini jumlahnya sedang bertumbuh. Terlebih bagi mereka yang berniat serius terjun di super moto 2016.

Terlihat jelas, betapa bahayanya bila kuda besi ini hantam penonton di bibir sirkuit dadakan. Berpembatas pagar sekalipun tetap bahaya.

    Namun menjadi hal yang masuk akal bila memang kelas ini kemudian ditiadakan untuk lokasi trek dadakan jalan raya. Mengingat power super moto yang cenderung lebih garang dibanding bebek 4 tak tune up kebanyakan dan dengan body besar dan jarak sumbu roda yang lebih panjang tentu bukan porsinya untuk melahap trek dadakan sempit. Apa lagi kelas Super Moto FFA yang didominasi kuda besi Special Engine seperti honda CRF 250 cc. Tentu bisa kita bayangkan betapa cukup berbahayanya untuk trek buatan non permanen. Terlebih lagi road race JaTim didominasi oleh trek dadakan jalan raya dengan lebar trek yang kadang sempit dan tikungan patah yang cukup dominan dan sering kali menyulitkan kuda besi super moto untuk belok. Semoga ini memang demi keselamatan bersama.Rudi221

 

 

 

author