Helm Lokal Meraja, Helm Import Pulang Kampung

No comment 15860 views

10177219_10204578061204462_551542445332723550_n

Para rider... lihatah di setiap event road race, bisa dipastikan hampir 90 % pembalap menggunakan helm balap buatan lokal. Ini wajar lantaran gengsi helm lokal sekarang sudah berbeda dengan dahulu. Lihat di era balap tahun 1990 hingga 2005, bisa dipastikan hampir 90% pembalap kita menggunakan helm import. Itu wajar dan sangat dimaklumi, mengingat pelindung kepada ini memang piranti yang sangat vital dan tak bisa dipandang sebelah mata. Pemandangan mewah nampak terlihat di setiap event, banyak pembalap memakai helm replika harga 3 juta ke atas di kala itu. Dan helm-helm seperti Arai, Shoe, Nolan, dan AGV sudah menjadi pemandangan umum di era balap dahulu. Helm balap import pada kenyataannya memang mampu memberi jaminan keamanan dan kenyamanan lebih. Apa lagi standarisasi dari departemen transportasi dunia dan standart balap internasional seperti Sneel, mampu membuat pemakainya tambah yakin bahwa helm luar memang layak dipilih untuk pelindung kepala saat balap.

 

NHK & KYT makin meraja

NHK & KYT makin meraja

Tapi lain dulu lain sekarang... dulu helm luar negeri meraja, tapi sekarang apa yang terjadi..? helm lokal yang kuasai pasaran.. dan helm import silahkan minggir dulu, pulang kampung pun tak ada yang nglarang... hahahaii.. itulah bisnis, kadang memang kejam, yang tak sekejam ibu tiri. Lupakan dulu soal ibu tiri..., Kekejaman bisnis makin berlanjut setelah helm lokal dengan bandrol yang rata rata ada di kisaran 1,5 hingga 3 juta bisa diterima pasar balap dengan baik. Pelaku balap nasional menyambut ramah kehadiran pelindung kepala murah namun dengan jaminan kwalitas tinnggi itu. Keramahan ini pun makin terbukti setelah banyak pembalap muali percaya dengan helm balap lokal. Awalnya beberapa produsen helm lokal mensuport atau sponsori pembalap tertentu, dan berlanjut pada ketertarikan pasar yang ingin mengenakan helm balap seperti idolanya. Dahulu Icon Helm KYT adalah Doni Tata Pradita dan Hoky Krisdianto, dengan nama besar mereka, pasar pun ikut terbuai dan segera berbondong-bondong menebus helm kesayangan di toko terdekat. Kerja keras KYT pun jadi tak sia-sia mensponsori pembalap, tim balap, maupun sebuah event balap. Umbul-umbul dan spanduk KYT yang hiasi lintasan aspal pun jadi tak percuma terpasang, toh penjualan jadi efektif. Sekarang helm balap nasional hampir didominasi KYT dan NHK. Dua nama besar ini sekarang menjadi trend di jagad adu kebut nasional. Helm imort.., silahkan bikin jurus baru agar dilirik kembali.[Rudi221]

author